Ekonomi Lesu, Laba SMF Menjulang 46,56 Persen
INILAHCOM, Malang - Kuartal III 2015, laba bersih PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) naik 46,56% menjadi Rp 192 miliar. Dampak dari kenaikan penyaluran kredit yang hampir 100%.
"Seiring kenaikan penyaluran kredit pada kuartal tiga ini, laba bersih kuartal tiga SMF ini mencapai 96,54 persen dari target. Kami optimis bisa meraih target laba sampai akhir tahun," kata Direktur Utama SMF, Raharjo Adisusanto di Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/10/2015).
Raharjo mengatakan, pertumbuhan penyaluran kredit sampai September 2015 naik 20,33% di banding tahun lalu. Angkanya mencapai Rp 2,1 triliun. Salah satu penyebab kenaikan laba bersih, adalah kenaikan jumlah permintaan kredit.
"Jika jumlah penduduk naik maka kebutuhan rumah berpeluang meningkat. Hal itu menjadi salah satu faktor yang memicu kenaikan pinjaman," kata Rahardjo.
Beerdasarkan data, jumlah penduduk di Indonesia mencapai 257 juta jiwa, dengan pertumbuhan penduduk 1.49% per tahun. Dengan proyeksi ini, kenaikan kebutuhan rumah mencapai 800 ribu unit per tahun.
"Oleh karena itu, kami berusaha memenuhi target dari pemerintah untuk membangun 1 juta rumah," papar Rahardjo.
Dalam mendukung program pembangunan daerah, PT SMF telah menjalin kerja sama dengan refinancing untuk mendukung Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) bersama PT Bank Nagari, dengan total nilai pinjaman mencapai Rp 50 miliar.
"Ini bukti keseriusan SMF dalam mendukung terealisasinya program sejuta rumah yang telah dicanangkan oleh pemerintah," kata Raharjo.
Bagi masyarakat menengah ke bawah yang memerlukan pinjaman dengan angsuran yang terjangkau, kata Rahardjo, bisa memanfaatkan pinjaman jangka panjang, sehingga tenor pinjaman menjadi panjang. Atau pinjaman dengan tingkat suku bunganya tetap, sehingga angsurannya tetap (tidak bertambah).
"Di sini letak dari dukungan kami untuk memberikan pinjaman Bunga Tetap Jangka Panjang (BTJP)," papar Rahardjo. [tar]
Read More : Ekonomi Lesu, Laba SMF Menjulang 46,56 Persen.
0 komentar:
Posting Komentar